Bursa Saham Kembali Semarak

Bursa Saham Kembali Semarak

- detikFinance
Rabu, 28 Nov 2007 08:23 WIB
Jakarta - Setelah terpental, bursa-bursa utama dunia kembali rebound. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun mendapat angin baik yang akan menggerakkannya ke teritori positif.

Wall Street pada perdagangan Selasa (27/11/2007) akhirnya rebound, menyusul berita suntikan modal Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) sebesar US$ 7,5 miliar ke Citigroup. Suntikan itu diharapkan bisa menyelamatkan Citigroup dari kejatuhan akibat eksposure di kredit subprime mortgage.

Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tajam hingga 215 poin (1,69%) ke level 12.958,44. Nasdaq juga naik 237 poin (1,57%) ke level 2.580,80.

"Saham-saham finansial sudah kembali setelah kabar baik bahwa Citigroup akan menerima US$ 7,5 miliarΒ  dari Abu Dhabi," ujar analis dari Al Goldman, strategis dari AG Edwards seperti dikutip dari AFP.

Bursa-bursa lain pun ikut semarak. Indeks Nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo pada perdagangan Rabu (28/11/2007) dibuka langsung menguat 48,29 poin (0,32%) ke level 15.271,14.

Penguatan bursa-bursa yang selama ini menjadi acuan IHSG itu akan memberi sentimen positif. Pembelian saham akan kembali marak, meski masih selektif.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Optima Investama:

Penguatan indeks lebih lanjut tertahan akibat sentimen bursa global dan regional setelah tiga hari berturut-turut menguat.Β  Indeks dari indikator tehnikal MACD berpotensi menguat kembali. Indeks pada hari ini diperkirakan mengikuti sentimen regional dengan kecenderungan mixed dikisaran 2.610-2.640 dengan saham pilihan: ANTM, BUMI, AALI, PTBA, UNTR dan LSIP.

Bhakti Securities:

Minat beli yang masih tinggi terhadap saham-saham sektor pertambangan, perkebunan dan property pada perdagangan kemarin berhasil menahan laju penurunan indeks akibat melemahnya bursa regional dan menutup indeks terkoreksi 0,76% menjadi 2,627. Indeks telah membentuk spinning yang mengindikasikan indeks akan bergerak konsolidasi dengan range pergerakan 2,600-2,660 dengan pemicu arah berasal dari kondisi regional.


(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads