Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (29/11/2007) IHSG melonjak 43,461 poin (1,63%) menjadi 2.715,356.
IHSG kompak dengan bursa Asia yang semuanya hijau mulai dari Kosdaq Korea, STI Singapura hingga Nikkei Jepang terimbas positifnya Wall Street.
Investor mulai optimistis berburu saham sebelum tutup akhir tahun. Karena keputusan The Fed pada Desember ini akan menjadi arahan untuk investasi di awal 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang naik harganya di top gainer adalah, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 1.500 menjadi Rp 95.000, Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.300 menjadi Rp 26.150, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 350 menjadi Rp 12.150, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 350 menjadi Rp 7.700 dan Telkom (TLKM) naik Rp 300 menjadi Rp 10.400.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 400 menjadi Rp 16.300, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 100 menjadi Rp 5.400 dan Darma Henwa (DEWA) turun Rp 10 menjadi Rp 620.
Sementara rupiah pada perdagangan pukul 12.00 WIB juga menguat tajam 37 poin ke posisi 9.378 per dolar AS, terimbas masuknya dana asing di pasar saham. (ir/qom)











































