Anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), menyampaikan permohonan maaf kepada para konsumen atas keterlambatan serah terima unit. Perseroan menjelaskan, kondisi tersebut dipicu oleh ketatnya likuiditas yang berdampak pada penyelesaian proyek.
"ADCP menyampaikan permohonan maaf kepada para konsumen atas keterlambatan penyelesaian kewajiban serah terima unit. Saat ini, ADCP menghadapi tantangan likuiditas yang berdampak pada penyelesaian proyek," ungkap Direktur Portofolio Bisnis & Risiko sekaligus Corporate Secretary ADHI, Rozi Sparta dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (29/7/2026).
Rozi menjelaskan, ADCP memiliki pipeline business yang berbasis pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD). Pipeline tersebut mengharuskan ADCP untuk menyediakan kawasan lahan di sekitar area stasiun transportasi umum seperti Commuter Line, LRT, BRT, termasuk fasilitas infrastruktur pendukung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk pengembangan hunian, ADCP melakukan pembangunan secara bertahap sesuai dengan rencana pengembangan. Namun, Rozi mengatakan kondisi pasar properti belum sepenuhnya pulih dan berdampak pada penerimaan kas dan penyelesaian proyek.
"Kondisi pasar properti dalam beberapa tahun terakhir yang belum sepenuhnya pulih turut mempengaruhi tingkat penjualan produk, sehingga berdampak pada penerimaan kas dan kemampuan pendanaan penyelesaian proyek," jelasnya.
Rozi menambahkan, ADCP telah menawarkan beberapa alternatif penyelesaian, seperti relokasi unit maupun skema pinjam pakai sementara pada unit ready stock yang tersedia. Selain itu, ADCP juga sedang menjajaki kerja sama dengan investor dan kontraktor untuk mendukung percepatan penyelesaian proyek.
"ADCP telah menawarkan beberapa alternatif penyelesaian, antara lain relokasi unit maupun skema pinjam pakai sementara pada unit ready stock yang tersedia," pungkasnya.
Sebagai informasi, ADCP merupakan entitas anak ADHI yang bergerak di bidang pengembangan properti dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Saat ini, ADCP memiliki 13 proyek on hand mencakup 6 proyek yang telah selesai dan beroperasi di antaranya empat apartemen, satu landed, satu office tower, dan sisanya proyek yang masih dalam tahap pembangunan.
Dari keseluruhan proyek tersebut, terdapat total 9.839 unit hunian. Hingga saat ini, sebanyak 5.392 unit telah terjual. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.575 unit telah diserahterimakan kepada konsumen.










































