Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah hingga penutupan perdagangan sesi I, Senin (3/8). Indeks saham tercatat melemah bersamaan dengan mayoritas bursa Asia yang mencatat koreksi serupa hingga penutupan perdagangan siang ini.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG melemah tipis 0,03% ke level 6.234,29 di paruh pertama hari ini. Indeks saham Garuda sempat menguat tinggi pada posisi 6.273,32 pada perdagangan pagi tadi.
Tercatat volume perdagangan sebanyak 23,09 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 7,68 triliun hingga paruh pertama perdagangan hari ini. Kemudian frekuensi saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 1.391.121 kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat ke 6.254 di Awal Pekan |
Meski begitu, indeks LQ45 tercatat menguat 0,32% ke level 623.231 hingga penutupan sesi I. Secara keseluruhan tercatat 323 saham menguat, 294 saham melemah, dan 169 saham bergerak stagnan.
Sejalan dengan itu, mayoritas bursa Asia juga tercatat melemah. Nikkei 225 Index (N225) misalnya, melemah 1,12% ke level 63.631,10 hingga siang ini. Kemudian Shanghai Composite Index (SSEC) melemah 0,76% ke level 3.802,96 dan Straits Times Index (STI) melemah 0,37% ke level 5.607,85 hingga paruh pertama hari ini.
Berdasarkan data perdagangan Stockbit, IHSG mengalami aksi beli asing (foreign buy) sebesar Rp 1,68 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp 2,04 triliun. Sehingga pada paruh pertama perdagangan hari ini, IHSG mencatat aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp 363,53 miliar.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tercatat menjadi yang paling banyak dijual investor asing, yakni sebesar Rp 72,81 miliar. Kemudian saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp 68,94 miliar dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 57,56 miliar.
(ahi/ara)









































