PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengumumkan pemegang saham tunggal baru setelah peralihan pemegang saham PT Dwimuria Investama Andalan (DIA). Diketahui, DIA tercatat sebagai pemegang saham pengendali BBCA dengan persentase kepemilikan sebesar 54,942%.
Peralihan pemegang saham pengendali DIA dilakukan sehubungan dengan meninggalnya Bambang Hartono. Kemudian saat ini, dilakukan perubahan kepemilikan saham DIA kepada Robert Budi Hartono dengan persentase 51% dari modal ditempatkan dan disetor, sehingga pemegang saham pengendali BBCA mengikuti perubahan tersebut.
"Dengan demikian Pemegang Saham Pengendali Terakhir Perseroan menjadi Bapak Robert Budi Hartono," tulis manajemen BBCA dikutip dari Keterbukaan Informasi, Senin (3/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejalan dengan perubahan pemegang saham DIA, Otoritas Jasa Keuangan juga telah mengirim surat kepada BBCA terkait Struktur Kepemilikan Akhir. Surat tersebut berisi tentang informasi bahwa perubahan struktur kepemilikan akhir BBCA telah dicatat dalam administrasi pengawasan OJK.
"Perubahan struktur kepemilikan akhir Perseroan telah dicatat dalam administrasi pengawasan OJK dimana Bapak Robert Budi Hartono merupakan Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) dari Perseroan," pungkasnya.
Manajemen memastikan informasi atau fakta material yang diungkapkan tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi dan kinerja keuangan, atau kelangsungan usaha BBCA.
(ahi/ara)









































