Bocoran Bos Danantara soal IPO BUMN, Pegadaian-InJourney Airports Masuk Radar

Bocoran Bos Danantara soal IPO BUMN, Pegadaian-InJourney Airports Masuk Radar

Andi Hidayat - detikFinance
Rabu, 05 Agu 2026 17:57 WIB
Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria
COO Danantara Dony Oskaria/Foto: Retno Ayuningrum
Jakarta -

Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Dony Oskaria, menyebut ada banyak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang layak didorong melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Langkah IPO ini masuk dalam peta jalan atau roadmap transformasi BUMN lima tahun ke depan. Dony menjelaskan, roadmap tersebut mencakup pengembangan visi-misi, konsolidasi dan restrukturisasi BUMN pada tahun pertama, people development dan corporate culture di tahun kedua, pengembangan inovasi teknologi dan AI tahun ketiga, dan value creation di tahun keempat, dan target pertumbuhan laba di tahun kelima.

"Jadi, mana akan kita strategic partnership, mana akan kita IPO, mana kita tetap tertutup. Nanti kita diskusikan juga dengan Kementerian Keuangan, arahannya tentu sebagai milik negara ya. Kemudian yang terakhir nanti baru kita menjadikan itu potential target yang lebih tinggi lagi," ungkap Dony di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dony menjelaskan, IPO juga menjadi salah satu langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu, langkah ini juga mendorong pendalaman pasar modal mengingat semakin banyaknya perusahaan yang terdaftar di BEI.

ADVERTISEMENT

"Untuk pertumbuhan ekonomi nanti kan IPO akan banyak. Supaya di dalam capital market kita juga semakin banyak perusahaan dan banyak perusahaan-perusahaan kita yang bagus yang akan segera IPO," terangnya.

Dony menambahkan, terdapat sejumlah BUMN dengan kapitalisasi pasar besar yang layak melakukan IPO. Perusahaan tersebut di antaranya PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports, hingga PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

"Masih ada Pegadaian, ada Pupuk Indonesia, dan banyak. Ada Pelindo, ada Angkasa Pura, dan banyak sekali perusahaan-perusahaan yang memang itu secara market cap bagus untuk kita IPO-kan," pungkasnya.

(ahi/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads