Apalagi Wall Street akhir pekan lalu ditutup dengan penuh hingar bingar oleh ekspektasi diturunkannya suku bunga oleh Bank Sentral AS (The Fed) yang akan bertemu pada 11 Desember.
Indeks Dow Jones akhir pekan lalu ditutup menguat hingga 3,01% ke level 1.481,14. Nasdaq juga menguat 2,48% ke level 2.660,96.
Bursa-bursa regional pun ikut menguat. Pada perdagangan Senin (3/12/2007), indeks Nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo dibuka langsung menguat ke level 91,45 poin (0,58%) ke level 15.772,12.
Investor di lantai bursa akan melakukan konsolidasi terlebih dahulu sembari menanti pengumuman angka inflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) siang ini. Angka inflasi itu akan menjadi penentu BI Rate, dalam rapat dewan gubernur BI yang terakhir kali di tahun 2007.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Bhakti Securities:
Indeks pada perdagangan akhir pekan kemarin tidak mampu melewati resistance di kisaran 2,730 sehingga akhirnya ditutup melemah 0,43% menjadi 2,688. Posisi indeks yang berada pada area overbought mengindikasikan peluang indeks untuk terus melemah masih terbuka walaupun kondisi ini masih harus menunggu arah indeks regional. Kisaran indeks harian 2,645-2,728. Â
Optima Investama:
Indeks akhirnya melemah kembali disebabkan aksi profit taking investor atas saham-saham yang telah mengalami kenaikan cukup tinggi serta sentimen negatif kenaikan BBM industri 21.7%. Koreksi ini sehat mengingat indeks menguat hampir tiga hari berturut-turut khususnya sektor mining yang sangat favorit saat ini. Indeks diperkirakan masih bullish apalagi ada harapan The Fed bakal menurunkan suku bunga lagi serta adanya IPO emiten baru yang akan meramaikan bursa. Indeks hari ini diperkirakan bergerak dikisaran 2.670-2.720 dengan saham pilihan: AALI, BBRI, PGAS,BUMI, ANTM, dan PTBA.
(qom/qom)











































