"Harga saham tersebut mencerminkan PE 12 sampai 15 kali," kata manajemen dalam paparan publik di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (3/12/2007).
Saham yang akan dilepas sebanyak 270 juta saham atau setara dengan 10,11%. Saham tersebut akan di Bursa Efek Indonesia (BEJ) pada 28 Desember 2007.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, dana dari hasil IPO itu akan digunakan untuk meningkatkan pemberian pinjaman berupa modal kerja dan investasi dengan fokus pada UKM sebesar 70%. Sementara sisanya sekitar 15% akan digunakan untuk menambah jaringan operasional di seluruh Indonesia, dan 15% akan digunakan untuk pengembangan sistem IT dan SDM.
Setelah IPO, komposisi kepemilikan saham Bank Ekonomi adalah Hendrik Tanojo (2,21%), Teddy Jeffrey Katuari (3,78%), Hanny Sutanto (4,01%), Finney Henry Katuari (2,45%), PT Lumbung Artakencana (38,84%), PT Alas Pusaka (38,60%) dan publik (10,11%).
Bank Ekonomi saat ini memiliki total Rp 1,693 triliun, dengan DPK sebesar Rp 1,287 triliun. LDR sebesar 65%, NPL netto (7%) dan NIM 8%. Per 31 Agustus, Bank Ekonomi mencatat laba bersih sebesar Rp 124,946 miliar.
(ir/qom)











































