Pada perdagangan Selasa (4/12/2007), rupiah dibuka bergerak tipis pada level 9.320 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.325 per dolar AS.
Mayoritas investor berekspektasi BI akan menurunkan BI Rate yang kini di kisaran 8,25%. Ekspektasi itu berdasarkan angka inflasi November yang hanya 0,18%, atau di bawah ekspektasi pasar.
Stabilnya pasar saham dan obligasi plus turunnya harga minyak dunia ikut menopang rupiah. Selain itu, pergerakan dolar AS yang relatif tipis menjelang rapat The Fed ikut mensupport rupiah.
Kemarin, dolar AS tercatat hanya melemah tipis atas euro ke posisi 1,4666 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4632 dolar. Sementara terhadap yen, dolar berada di posisi 110,44, dibandingkan sebelumnya di 111,21.
Â
 (qom/qom)










































