Kabar Terbaru Rencana Persib Melantai di Bursa, Begini Bocorannya

Kabar Terbaru Rencana Persib Melantai di Bursa, Begini Bocorannya

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 13 Agu 2026 18:30 WIB
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan/Foto: Istimewa/dok Diskominfo Bandung
Jakarta -

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkap rencana Persib Bandung melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih berpeluang dilanjutkan. Namun, Persib perlu melakukan konsolidasi aset terlebih dahulu untuk memperkuat valuasi perusahaan.

Farhan yang pernah menjabat sebagai Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mengatakan rencana IPO Persib sebenarnya telah direncanakan sejak 2011. Menurutnya, salah satu pekerjaan yang perlu dilakukan saat ini adalah memperluas kerja sama pemanfaatan aset dengan Pemerintah Kota Bandung.

"Harusnya sih ada ya (kelanjutan rencana Persib IPO), karena kan sudah kita regis dari tahun 2011. Pertanyaannya cuma tinggal saya kira, saya kira nih, karena kan saya udah nggak ada di dalam manajemen, adalah konsolidasi aset," kata Farhan di gedung BEI, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Farhan menjelaskan, saat ini kerja sama pemanfaatan aset antara Pemkot Bandung dan Persib baru mencakup Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Sementara sejumlah fasilitas di sekitar stadion seperti area parkir, tempat latihan hingga fasilitas hiburan belum masuk dalam kerja sama tersebut.

ADVERTISEMENT

"Saat ini kerjasama pemanfaatan aset Kota Bandung bersama Persib baru di stadion GBLA, stadionnya. Sekitarnya belum. Tempat parkir, tempat latihan, tempat hiburan, segala macemnya belum.Nah, nanti kita akan kembangkan ke arah sana," tuturnya.

Menurut Farhan, konsolidasi berbagai aset dan kerja sama tersebut dapat meningkatkan nilai bisnis Persib. Ia memperkirakan valuasi Persib berpotensi mencapai Rp 1 triliun apabila konsolidasi aset telah dilakukan.

"Jadi harus ada kerja sama pemanfaatan aset baru nanti akan berkembang. Kalau itu sudah diskusi, konsolidasi, saya kira bisa ngejar sih, valuasi sampai Rp 1 triliun mah," sebutnya.

Meski demikian, Farhan belum dapat memastikan kapan rencana IPO Persib akan direalisasikan. Sebab, dirinya kini sudah tidak lagi berada di manajemen maupun menjadi pemegang saham Persib.

"Saya nggak bisa targetin, tergantung para pemegang saham, kan saya sudah bukan pemegang saham lagi," tutup Farhan.

(ily/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads