Saham Mahal Jegal IHSG

Sesi Siang

Saham Mahal Jegal IHSG

- detikFinance
Rabu, 05 Des 2007 12:13 WIB
Jakarta - Sejumlah saham-saham blue chip mulai masuk kategori saham mahal karena sudah overbought (kelebihan beli). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun terjegal oleh turunnya saham-saham mahal itu.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (5/12/2007) IHSG turun 10,284 (0,37%) ke posisi 2.742,659.

Investor mulai melakukan aksi ambil untung dengan menggunakan momentum penurunan saham di Wall Street. Akibatnya saham unggulan terutama dari sektor tambang menjadi sasaran penjualan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perdagangan sesi I mencatat transaksi 32.717 kali, dengan volume 2,118 miliar unit saham, senilai Rp 3,507 triliun. Sebanyak 67 saham naik, 85 saham turun dan 48 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 950 menjadi Rp 26.550, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 500 menjadi Rp 15.700, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 150 menjadi Rp 4.425, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 6.200 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 50 menjadi Rp 12.450.

Sedangkan saham-saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain, Telkom (TLKM) naik Rp 250 menjadi Rp 10.750, Ciputra Surya (CTRS) naik Rp 40 menjadi Rp 940 dan Bank Negara Indonesia (BBNI) naik Rp 20 menjadi p 2.050.

Sementara rupiah pada perdagangan pukul 12.00 WIB, Rabu (5/12/2007) kembali menguat 25 poin ke posisi 9.265 per dolar AS karena masuknya dana  asing ke  obligasi negara.
(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads