Pada perdagangan valas pukul 10.52 JATS, Kamis (6/12/2007) saham berkode PGAS itu naik Rp 200 (1,28%) menjadi Rp 15.850 per saham. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 53 miliar dengan volume 6.711 kali dan frekuensi 394 kali.
Analis dari BNI Securities Alfatih mengatakan, investor mulai percaya lagi terhadap saham PGN setelah mendapat jaminan dari manajemen bahwa kerusakan pipa jalur Grissik-Singapura tidak akan mengganggu pasokan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semula kata Alfatih, investor khawatir keretakan pipa di jalur tersebut akan mempengaruhi pendapatan PGN karena pasokan bisa terganggu.
"Tapi untung saja fundamental PGN cukup kuat sehingga jaminan manajemen PGN direspons positif oleh pasar," katanya.
Dia memperkirakan dalam jangka pendek saham PGN akan menembus resistance Rp 16.300 dan resistance terkuat di Rp 17.000 per saham.
Alfatih mengatakan, sebagai perusahaan pemasok gas ,PGN harus benar-benar menjamin masalah delivery agar tidak akan mengalami gangguan. "Yang dilihat investor itu bagaimana masalah delivery itu yang utama jangan sampai terganggu karena perusahaan ini kan cuma memasok gas," katanya. (ir/qom)











































