Peluncuran produk bernama "Reksa Dana Valbury Inklusi" ini, dilakukan di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (6/12/2007).
"Peluncuran produk ini dilakukan bertepatan dengan hari Internasional Penyandang Cacat, pada hari ini. Selain acara peluncuran disini, acara peluncuran juga dilakukan bersamaan di istana negara, oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono," kata Director Asset Management VAS, Tri Agung Winantoro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena produk ini merupakan reksa dana yang bergerak di social fund, maka 50% dari manajemen fee disumbangkan bagi penyandang cacat, melalui PPCI," kata Tri.
Dana penyertaan awal produk ini sebesar Rp 10,98 milliar. Terkumpul dari Yakes Telkom, Dana Pensiun Krakatau Steel, PT Asuransi Jiwasraya, dsb.
"Semenjak 2 hari yang lalu kita sounding, saat ini komitmen dana yang terkumpul sudah mencapai Rp 30 milliar," kata Tri.
Sementara hingga akhir tahun VAS menargetkan dana kelolaan Rp 50 milliar. Untuk 2008 target mengelola dana hingga Rp 100-150 milliar.
"Untuk mencapai Rp 1 trilliun, kita optimistis bisa tercapai dalam 3-4 tahun," kata Tri.
Saat ini VAS merupakan sekuritas yang memiliki jaringan terbesar di Indonesia, yaitu 23 kantor cabang. Sebelumnya VAS menjadi satu-satunya yang dipercaya mendistribusikan ORI dari pihak swasta.
"Kita akan memanfaatkan jaringan kita yang besar untuk produk ini," kata Tri. (dro/ir)











































