Perusahaan Milik UGM Mau IPO, Incar Dana Rp 45 M

Perusahaan Milik UGM Mau IPO, Incar Dana Rp 45 M

Andi Hidayat - detikFinance
Minggu, 23 Agu 2026 19:29 WIB
IHSG dibuka menguat pada perdagangan Jumat (30/1/2026) setelah dua hari tertekan. Rebound pasar terjadi seiring pengunduran diri Direktur Utama BEI Iman Rachman.
Foto: Ari Saputra/detikFoto
Jakarta -

PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP) berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan milik Universitas Gadjah Mada (UGM) itu membidik dana segar sebesar Rp 45,22 miliar dari aksi korporasi tersebut.

Mengutip dari prospektus, Swayasa Prakasa berencana menawarkan maksimal 323 juta saham baru kepada masyarakat. Saham tersebut memiliki nilai nominal Rp 20 per saham dan setara dengan maksimal 30,30% modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum.

Adapun harga penawaran ditetapkan Rp 130-Rp 140 per saham. Pada aksi korporasi ini, Swayasa Prakasa menunjuk PT Sukadana Prima Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah seluruh nilai penawaran umum sebanyak-banyaknya adalah Rp 45.220.000.000," tulis Manajemen Swayasa Prakasa, dikutip Minggu (23/8/2026).

ADVERTISEMENT

Rencananya, dana IPO ini akan dialokasikan untuk modal kerja, belanja modal dan pembayaran utang. Adapun rinciannya, sekitar Rp 15,8 miliar digunakan untuk modal kerja yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk.

Kemudian sekitar Rp 12,2 miliar akan digunakan untuk belanja modal. Selanjutnya sebesar Rp 12 miliar akan digunakan untuk pembayaran utang kepada PT Gama Multi Usaha Mandiri (GMUM) dan Yayasan Universitas Gadjah Mada (YUGM).

Swayasa Prakasa diketahui didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT Swayasa Prakarsa No. 09 tanggal 12 Januari 2012 dan mulai berjalan secara komersial pada tahun 2014. Perseroan didirikan sebagai motor komersialisasi hasil riset UGM dan menjadi bagian dalam mendukung hilirisasi, komersialisasi hasil riset, dan inovasi untuk ditransformasikan menjadi produk industri yang kompetitif.

Kegiatan usaha Swayasa Prakasa saat ini bergerak dalam bidang industri manufaktur produk kesehatan berbasis riset. Pengembangan usaha Perseroan dilakukan secara bertahap melalui pembentukan beberapa unit usaha strategis.

Sementara untuk struktur kepemilikan saham, PT Gama Multi Usaha Mandiri tercatat sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan sebesar 721.898.050 saham atau 97,16%. Kemudian UGM menggenggam 20.009.190 saham atau 2,693%, PT Radio Swara Gadjah Mada 549.920 saham, dan Bondan Ardiningtyas sebanyak 542.840 saham.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads