Demikian disampaikan Direktur Utama Arpeni Oentoro Surya usai RUPSLB perseroan di Gedung BEJ, Kamis (6/12/2007).
"Tahun depan kebutuhan akan pembelian kapal cukup besar jadi akan membutuhkan biaya yang besar," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemungkinan lebih besar dari global bond yang pernah kita terbitkan sebelumnya sebesar US$ 160 juta," kata Oentoro.
Oentoro mengatakan pembelian kapal mutlak diperlukan, karena permintaan yang cukup besar terutama pengiriman batubara baik di dalam maupun luar negeri.
Dengan pembelian kapal tersebut, Oentoro optimistis bisa meningkatkan pangsa pasar pengiriman batubara menjadi 5-7% tahun depan. Saat ini pangsa pasar perseroan hanya 2%.
"Ini sangat potensial sekali, makanya kita berusaha memenuhi permintaan pasar," ungkapnya.
Sampai akhir tahun ini, perseroan menargetkan laba bersih US$ 65 juta danย pendapatan diatas US$ 200 juta. "Tahun depan kita targetkan bisa tumbuh 20%," jelas Oentoro.
Dalam RUPSLB perseroan, pemegang saham menyetujui pergantian komisaris independen dari Sasongko Soedarjo yang meninggal dunia digantikan oleh Muchamad Syafei. (ard/ir)










































