BNBR Cetak Pendapatan Rp 2,59 T, Laba Usaha Rp 301 M

BNBR Cetak Pendapatan Rp 2,59 T, Laba Usaha Rp 301 M

Andi Hidayat - detikFinance
Minggu, 30 Agu 2026 10:20 WIB
Karyawan mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026). BEI menghentikan sementara perdagangan (trading halt) pada pukul 13.43 waktu Jakarta Automated Trading System (JA
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) membukukan pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang semester I 2026. Hal ini tercermin dalam peningkatan pendapatan perseroan.

Emiten milik Bakrie Grup tersebut membukukan pendapatan bersih Rp 2,59 triliun, naik Rp 814,69 miliar atau 45,84% dibanding periode sama di tahun sebelumnya Rp 1,77 triliun. Kemudian laba usaha BNBR naik Rp 222,84 miliar atau 283,21% menjadi Rp 301,53 miliar dibanding periode sama di tahun sebelumnya Rp 78,68 miliar.

BNBR juga mencatatkan EBITDA positif sebesar Rp 423,04 miliar di semester I 2026, naik signifikan Rp 295,21 miliar atau 230,93% dibanding periode sama di tahun sebelumnya Rp 127,83 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami bersyukur bahwa perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan positif di tengah ketidakpastian dan kondisi ekonomi global yang tidak kunjung menentu. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa strategi, resiliensi, adaptabilitas, serta kerja keras seluruh tim mulai menunjukkan hasil," terang Direktur Utama & CEO BNBR, Anindya N Bakrie, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (30/8/2026).

Ia menjelaskan, kenaikan pendapatan ditopang oleh kenaikan kinerja positif unit usaha, antara lain kenaikan pendapatan PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group sebesar Rp 450,76 miliar (256,1%) sebagai dampak konsolidasi PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT).

ADVERTISEMENT

Kemudian kinerja positif PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) yang mencatat kenaikan pendapatan sebesar Rp 232,58 miliar (56,2%). Selanjutnya kinerja pendapatan PT Bakrie Metal Industries (BMI) yang naik Rp 120,96 miliar (10.2%).

Aksi Korporasi

BNBR juga berhasil menerbitkan saham baru melalui Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue pada akhir Juli 2026. Dana yang berhasil dihimpun dari rights issue tersebut adalah senilai Rp 4,76 triliun.

PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group membukukan pendapatan bersih Rp 626,78 miliar, naik 256,1% secara tahunan berkat konsolidasi penuh PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT).

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Group mencatat pendapatan Rp 646,61 miliar, tumbuh 56,2% secara tahunan didorong peningkatan penjualan kendaraan listrik (EV) dan PT Bakrie Autoparts.

Sementara itu, PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group meraih pendapatan Rp 1,3 triliun, naik 10,2% secara tahunan, ditopang pertumbuhan BMI Parent, PT Bakrie Construction, dan PT Southeast Asia Pipe Industries.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads