IHSG pada perdagangan Senin (10/12/2007) akan bergerak konsolidasi, dengan kecenderungan melemah. Sejumlah saham sudah berada dalam posisi overbought setelah penguatan yang tajam dalam empat hari perdagangan terakhir.
Namun kecenderungan investor yang berburu saham menjelang akhir tahun serta faktor window dressing akan membuat pasar saham tetap bergairah.
Sementara sejumlah bursa regional juga melakukan konsolidasi, termasuk Wall Street yang pada akhir pekan lalu bergerak secara mixed. Indeks Dow Jones ditutup menguat tipis 5,69 poin (0,04A%) ke level 13.625,58, Nasdaq ditutup melemah tipis 2,87 poin (0,11%) ke level 2.706,16.
Untuk Bursa Saham Tokyo pada awal pekan ini dibuka menguat tipis. Indeks Nikkei-225 dibuka menguat 56,20 poin (0,35%) ke level 16.021,57.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Optima Investama:
Penguatan indeks tertahan karena bursa regional yang melemah cukup dalam setelah sebelumnya beberapa saat bertahan di level 2.800. Momen tersebut di gunakan investor untuk profit taking setelah empat hari indeks menguat berturut-turut hingga mencapai rekor baru. Investor pada pekan ini cenderung wait and see menunggu keputusan The Fed yang akan bersidang Selasa besok guna menentukan arah suku bunga lebih lanjut. Indeks pada hari ini diperkirakan melemah dengan kisaran 2.760-2.810 dengan saham pilihan: ASII, BBCA, DEWA, CTRP dan TBLA.
Panin Sekuritas:
Profit taking akhirnya mendorong IHSG turun setelah beberapa hari naik bahkan sempat menembus 2.800 pada sesi 1 perdagangan hari Jumat. Hari ini kami perkirakan IHSG cenderung bergerak konsolidasi mengikuti gerak bursa regional. Indikator Stochastic oscillator (20) membentuk death cross, demikian pula dengan William’s % R yang mengindikasikan berada dalam area overbought. Momentum indicator menunjukkan arah melemah. Kisaran support-resistance pada 2.769-2.805. (qom/qom)











































