Pembangunan Pabrik dan PLTU Semen Gresik Disetujui

Pembangunan Pabrik dan PLTU Semen Gresik Disetujui

- detikFinance
Senin, 10 Des 2007 13:42 WIB
Jakarta - Rencana pembangunan dua pabrik baru PT Semen Gresik Tbk dan 10 pembangkit listrik di 5 lokasi disetujui pemegang saham.

Demikian penjelasan Komisaris Utama Semen Gresik Rizal Ramli, dalam jumpa pers usai RUPSLB yang berlangsung di Hotel Shangri-la, Jakarta, Senin (10/12/2007).

Pembangunan pabrik baru akan dilakukan di dua lokasi terbaik yakni di Pulau Jawa dan Sulawesi. Untuk lokasi di Sulawesi tempatnya ada di lokasi Pabrik Tonasa. Sedangkan untuk di Jawa masih dalam pengkajian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masing-masing pabrik ini memiliki kapasitas produksi sebesar 2,5 juta ton semen per tahun. Nilai investasi untuk pabrik di Pulau Jawa sebesar US$ 355 juta dan di Sulawesi US$ 315 juta.

Pembangunan dua pabrik itu menggunakan minimal 30% dana internal dan sisanya akan dicarikan dari pinjaman dalam negeri serta penerbitan obligasi global.

"Untuk komposisinya saat ini masih dalam kajian jadi belum bisa di-disclose," kata Rizal.

Dana tersebut akan digunakan untuk pembebasan lahan area bahan baku dan area pabrik, pembelian peralatan utama, pembangunan konstruksi, infrastruktur dan sarana penunjang lainnya.

Untuk Pulau Jawa pembangunan konstruksi memerlukan waktu 4 tahun. Sedangkan di Sulawesi butuh waktu 3 tahun. Pembangunan fisik kedua pabrik akan dimulai tahun 2008. Sedangkan operasionalnya untuk Pulau Jawa akan dimulai 2012 dan di Sulawesi dimulai tahun 2011.

Selain itu perseroan juga berencana membangun 10 PLTU berbahan bakar batubara di 3 lokasi yakni Tuban Jawa Timur sebesar 2X65 MW. Indarung Sumatra Barat sebesar 3X35 MW dan Biringere Pangkep Sulawesi Selatan sebesar 1X35 MW ditambah pembangunan 4 pembangkit lainnya dilokasi pabrik semen baru.

Dengan demikian total kapasitas pembangkit listrik yanag akan dibangun adalah 410 MW. Pembangkit listrik ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi, mengingat komponen biaya listrik adalah hal utama dalam produksi semen.

Pergantian Direksi

RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Satu orang komisaris independen dan satu orang direksi diganti. Susunan pengurus perusahaan saat ini adalah Komisaris Utama Rizal Ramli, Wakil Komisaris Utama Darjoto Setyawan, Komisaris Setia Purwaka. Komisaris Independen Arif Arryman, Marwoto Hadi Soesanto dan Achmad Jazidie menggantian Muhammad Nuh.

Sedangkan Direktur Utama Dwi Soetjipto, Wakil Direktur Utama Rudiantara, Direktur keuangan Cholil Hasan, Direktur Produksi Suparni menggantikan Chabib Bahari,
Direktur Litbang dan Operasional Suharto dan Direktur Pemasaran Irwan Suarly. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads