Pada penutupan perdagangan Senin (10/12/2007) IHSG naik 11,318 poin (0,41%) ke posisi 2.790,265. Padahal pada penutupan sesi I hari ini, IHSG sempat naik 25,194 poin (0,91%) ke posisi 2.804,141.
Level psikologis 2.800 telah beberapa kali ditembus tapi tidak pernah bertahan sampai penutupan sesi II.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu juga dengan IHSG di awal perdagangan Kamis pekan lalu (6/12/2007) yang sempat menembus level 2.802,675. Tapi level 2.800 itu sulit bertahan hingga penutupan sesi I.
Indeks LQ-45 hari ini naik 3,560 poin (0,58%) ke level 616,474 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,620 poin (0,32%) ke level 502,780.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 52.135 kali, dengan volume 2,849 miliar unit saham, senilai Rp 4,513 triliun. Sebanyak 91 saham naik, 80 saham turun dan 67 saham stagnan.
Investor mulai selektif membeli saham-saham unggulan sambil menunggu arah suku bunga The Fed yang akan diputuskan pekan ini.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.650 menjadi Rp 28.500, PGN (PGAS) naik Rp 900 menjadi Rp 16.400, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 300 menjadi Rp 25.800, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 7.950 dan Telkom (TLKM) naik Rp 50 menjadi Rp 11.000.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 700 menjadi Rp 94.300, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 200 menjadi Rp 11.900, dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 200 menjadi Rp 5.900.
(ir/qom)










































