Perdagangan saham di Selasa (11/12/2007) diprediksi akan berjalan mixed, meski kecenderungan menguat masih ada. Menjelang akhir tahun, investor biasanya cenderung untuk memperbaiki portofolio investasinya.
Sentimen positif juga datang dari menguatnya bursa-bursa utama menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Para analis berekspektasi The Fed akan menurunkan suku bunga untuk ketiga kalinya berkaitan dengan ketidakpastian perekonomian AS.
Bursa-bursa utama dunia sendiri sudah bersiap menyambut rapat The Fed. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup menguat 101,45 poin (0,74%) ke level 13.727,03. Nasdaq juga menguat 12,79 poin (0,47%) ke level 2.718,95.
Penguatan juga terjadi di Bursa Saham Tokyo. Indeks Nikkei-225 pada perdagangan hari ini dibuka menguat 103,57 poin (0,65%) ke level 16.027,96.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Optima Investama:
Indeks cukup bertahan mendekati level 2.800 ditengah regional yang cenderung melemah. Momen Fed Meeting nanti malam menjadi perhatian investor seluruh dunia termasuk Indonesia. Ekpektasi penurunan Fed fund rate bakal menjadi pendorong kenaikan indeks bila keputusan tersebut terealisasi. Indeks diperkirakan sideways dan mengikuti regional dengan kisaran 2.770-2.810 dengan saham pilihan: ASII. AALI, BBRI, DEWA dan SMGR
Bhakti Securities:
Masih menunggunya pasar terhadap pergerakan suku bunga Amerika Serikat menjadikan indeks pada perdagangan kemarin berjalan relatif terbatas walaupun pada akhir sesi berhasil ditutup pada teritori positif di 2,790 atau menguat 11 poin dibandingkan hari sebelumnya. Pola konsolidasi terlihat menaungi indeks sehingga indeks pada perdagangan hari ini kami perkirakan akan bergerak variatif dengan kecendrungan melemah. Kisaran indeks harian 2,765-2,815.
(qom/qom)










































