Pasar Saham Butuh 'Penyegar'

Pasar Saham Butuh 'Penyegar'

- detikFinance
Jumat, 14 Des 2007 07:55 WIB
Jakarta - Pasar saham benar-benar butuh sentimen segar untuk melawan sentimen negatif bursa global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih harus berjuang menuju teritori positif.

Pergerakan saham di Wall Street yang terbatas dan cenderung turun bisa membuat IHSG pada akhir pekan Jumat (14/12/2007) terseret pusaran negatif lagi.

Indeks di Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis waktu AS (13/12/2007). Indeks Dow Jones naik 44,06 poin (0,33%) ke posisi 13.517,96, indeks komposit Nasdaq turun 2,65 poin (01%) menjadi 2.668,49 dan indeks Standard & Poor's 500 naik tipis 1,82 poin (0,12%) ke level 1.488.41

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menjelang libur panjang pekan depan (Idul Adha dan Natal) , investor diprediksi tidak akan melakukan pembelian saham banyak dan lebih memilih konsolidasi.

Pada penutupan perdagangan Kamis kemarin (13/12/2007) IHSG turun tajam 40,110 poin (1,43%) ke posisi 2.755,729.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Bhakti Securities

Kondisi bursa regional yang melemah mengakibatkan indeks pada perdagangan kemarin ikut terseret menuju teritori negatif dengan terkoreksi sebesar 1,43% menjadi 2.755.

Indikator stochastic mengindikasikan peluang indeks untuk melemah masih terbuka walaupun pecahnya tren indeks dalam jangka pendek masih harus diuji oleh support di 2.730. Kisaran indeks harian 2.700 - 2.782.

Optima Investama


Indeks koreksi kembali akibat regional yang melemah serta antisipasi Dow yang diperkirakan kembali  melemah.

Antisipasi libur panjang pada pekan depan juga mulai berpengaruh dimana investor retail profit taking untuk mendapatkan uang cash serta mengurangi risiko jika masih mempunyai portofolio. Indeks diperkirakan masih melemah dengan kisaran 2.730 - 2790 dengan saham pilihan BUMI, BBCA, UNSP, ANTM dan TLKM.
(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads