Demikian disampaikan Direktur Keuangan Polysindo Peter Grant dalam konferensi pers di Hotel Le Meridien, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (17/12/2007).
"Kami akan mengakuisisi perusahaan sejenis yang lebih kecil, perusahaan tersebut juga merupakan anak usaha PT Texmaco. Kami juga akan mengakuisisi perusahaan pembangkit listrik 80 MW," ujarnya.
Menurut Peter, akuisisi tersebut diharapkan bisa direalisasikan tahun depan.
Peter menambahkan, perseroan juga akan meningkatkan kapasitas produksi menjadi 82% dari total kapasitas terpasang tahun 2008. Tahun ini utilisasi produksi Polysindo baru sebesar 70%.
Untuk peningkatan kapasitas tersebut dibutuhkan dana sekitar US$38 juta yang akan berasal dari suntikan dana pemegang saham, dana kas internal dan pinjaman bank.
"Saat ini kami sudah melakukan pembicaraan dengan bank lokal dan asing," kata Peter.
Meskipun demikian, rencana tersebut akan batal dilakukan bila Damiano kalah dalam tuntutan pailit dari Babbington. Menurut Peter, jika Babbington menang dalam gugatannya berarti kepastian hukum dan investasi di Indonesia
masih diragukan.
"Karena secara hukum Babbington sudah tidak memiliki hak sebagai kreditur dan Babbington juga tidak memiliki kualifikasi untuk mengajukan gugatan sesuai kesepakatan komite kreditur," ujarnya.
(ard/qom)











































