Regional Terkapar, IHSG Terancam

Regional Terkapar, IHSG Terancam

- detikFinance
Selasa, 18 Des 2007 08:28 WIB
Jakarta - Pelemahan bursa-bursa regional masih membayangi pergerakan IHSG. Namun listing 2 emiten baru dan 2 ETF (Exchange Traded Fund) diharapkan mampu meredam pelemahan.

IHSG pada perdagangan Selasa (18/12/2007) diprediksi masih akan bergerak melemah, dengan sentimen negatif utama dari pelemahan bursa-bursa regional.

Apalagi menjelang libur panjang, investor biasanya cenderung memilih tidak mengambil posisi yang berlebihan. Kedatangan emiten baru yakni PT Indo Tambangraya Megah dan PT Alam Sutera serta 2 pencatatan ETF Indopremier dan Bahana mungkin bisa menjadi sentimen positif meski tak signifikan.

Pelemahan bursa regional kembali terjadi setelah Wall Street kembali memerah meski Bank Sentral AS kembali menawarkan bantuan hingga US$ 20 miliar.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) pada perdagangan kemarin kembali merosot tajam hingga 172,65 poin (1,29%) ke level 13.167,20. Sementara Nasdaq turun hingga 61,28 poin (2,32%) ke level 2.574,65.

Bursa Saham Tokyo pun ikut-ikutan melorot. Pada awal perdagangan hari ini, Indeks Nikkei-225 dibuka melemah hingga 148,62 poin (0,97%) ke level 15.101,27.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Optima Investama:


Indeks terkoreksi kembali karena Dow pada akhir pekan lalu yang melemah serta turunnya bursa regional akibat ketakutan tekanan inflasi yang terjadi di USA. Pelemahan di bursa regional tersebut memberikan dampak psikologis panic selling terhadap investor retail yang sejak pekan lalu sebagian keluar dari pasar. Faktor menjelang liburan juga berpengaruh signifikan karena investor telah memegang cash dan mengurangi portofolio saham saat ini. Indeks hari ini diperkirakan masih mengikuti Dow dan bursa regional dan diperkirakan bergerak di level 2.630-2710 dengan saham pilihan: BUMI, AALI, ASII, BTEL, ANTM dan TLKM.

Panin Sekuritas:


Kemarin IHSG ditutup anjlok -2.74% mengikuti sentiment negative dari pasar regional menyusul ancaman tingginya inflasi global. Hari ini kami perkirakan IHSG masih akan bergerak melemah. Meski demikian dapat diperhatikan peluang buy on weakness pada beberapa saham unggulan yang telah oversold. Pasar diperkirakan juga cenderung sepi menjelang libur panjang. Secara teknikal, beberapa indicator menunjukkan kemungkinan IHSG bergerak melemah. Kisaran support-resistance pada 2.640-2.700.

Bhakti Securities:

Negatifnya bursa regional akibat melemahnya indeks Dow Jones mengakibatkan indeks pada perdagangan awal pekan kemarin mengalami aksi profit taking sehingga ditutup terkoreksi tajam 2,74% menjadi 2,664. Berubahnya tren indeks menjadi bearish serta belum terlihatnya pola pembalikan arah mengindikasikan indeks pada perdagangan hari ini masih berpeluang melemah dengan kisaran pergerakan harian antara 2,660-2,730.


(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads