"Beberapa Hero Supermarket yang berada di daerah menengah ke atas akan kami pertahankan. Selebihnya akan kami konversi menjadi Giant Supermarket," ujar Direktur Utama Hero Ipung Kurnia disela-sela paparan publik di Bursa Efek Indonesia, Selasa (18/12/2007).
Ipung mengatakan hal tersebut memang bagian dari strategi pendapatan perseroan. Penjualan dari Supermarket Hero memang lebih rendah tapi marjin laba lebih tinggi. Sementara penjualan Supermarket Giant lebih tinggi namun marjin laba lebih kecil.
Menurutnya, sampai akhir tahun perseroan akan mengkonversi 3-4 Hero menjadi Giant. Sementara Tahun depan Hero yang akan dikonversi ditargetkan mencapai 20 gerai.
Dalam kesempatan yang sama Ipung juga mengatakan pihaknya akan membuka 20 supermarket dan 10 Hypermarket baru tahun depan. Dana investasi yang akan dikucurkan mencapai Rp 200 miliar untuk pembukaan gerai baru tersebut.
Per September 2007 perseroan memiliki 17 Giant hypermarket, 88 Hero Supermarket, 13 Giant Supermarket, 152 Guardian dan 85 mini market Starmart dan Mini Mitra.
(ard/qom)











































