5 Perusahaan Antre IPO, Target Raup Rp 2 Triliun

5 Perusahaan Antre IPO, Target Raup Rp 2 Triliun

Andi Hidayat - detikFinance
Jumat, 02 Okt 2026 20:27 WIB
IHSG dibuka menguat pada perdagangan Jumat (30/1/2026) setelah dua hari tertekan. Rebound pasar terjadi seiring pengunduran diri Direktur Utama BEI Iman Rachman.
Foto: Ari Saputra/detikFoto
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat ada lima perusahaan antre penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Total nilai emisi dari kelima perusahaan tersebut mencapai Rp 2,028 triliun.

"5 perusahaan, perkiraan emisinya di atas Rp 2 triliun, Rp 2,028 triliun," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Hasan menjelaskan realisasi penghimpunan dana di pasar modal hingga saat ini telah mencapai Rp 169,5 triliun. Selain itu, masih terdapat pipeline penawaran umum secara total untuk seluruh instrumen investasi senilai Rp 27,61 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasan memperkirakan ada potensi tambahan penghimpunan dana sekitar Rp 24 triliun hingga akhir tahun. Dana tersebut berasal dari penerbitan efek bersifat utang dan sukuk yang jatuh tempo dan berpotensi melakukan refinancing.

"Berarti masih ada peluang lah kita untuk bisa berharap mencapai angka target yang dicanangkan Rp 250 triliun dimaksud," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan terpisah, Hasan menyebut minat investasi di pasar modal dinilai masih kuat meski sepanjang tahun ini pasar menghadapi berbagai dinamika dan tekanan. Hal itu terutama terlihat dari pertumbuhan jumlah investor ritel domestik.

Setelah menembus 20 juta investor pada akhir tahun lalu, jumlah investor pasar modal kini telah mencapai 32,17 juta Single Investor Identification (SID). Artinya, jumlah investor bertambah lebih dari 12 juta dalam setahun.

"Kenaikan yang sangat impresif, dalam setahun naik lebih dari 12 juta dan ini belum sampai ke akhir tahun atau sampai saat ini sudah naik di angka 57,96%," jelas Hasan.

(ahi/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads