Dalam informasinya kepada pemegang saham yang dipublikasikan Rabu (19/12/2007), Bumi menyatakan transaksi pembelian Herald Resources itu akan dilakukan melalui anak usaha yang dimiliki sepenuhnya, Calipso Investment Pte. Ltd.
Untuk transaksi ini, Bumi telah menunjuk PT Zodiac Perintis Penilai sebagai penilai independen yang akan menilai saham Herald. Sementara PT Yanuar Bey & Rekan ditunjuk sebagai pihak independen yang memberipan pendapat atas kewajaran nilai transaksi.
Pengambilalihan Herald akan dilakukan secara tunai dengan menggunakan mekanisme takeover kepada pemegang saham Herald. Pengambilalihan ini akan dilaksanakan sesuai dengan hukum di pasar modal Australia.
Dijelaskan, alasan akuisisi Herald itu dikarenakan Bumi ingin menjadi perusahaan pertambangan terdiversifikasi kelas dunia. Salah satunya dengan pengembangan berupa ekspansi pada aset pertambangan baru disamping pengembangan secara intensif atas portofolio aset yang telah dimiliki.
Bumi dalam pengumuman sebelumnya menjelaskan, nilai akuisisi tersebut akan mencapai sekitar Rp 3,7 triliun.
Namun Herald dalam pernyataannya menyatakan penolakannya atas penawaran Bumi. Penawaran tersebut dinilai terlalu memaksa dan tidak dikehendaki. Perusahaan tambang asal Australia itu juga menyebut penawaran Bumi sebagai langkah yang oportunis.
(qom/ddn)











































