Pada perdagangan Rabu (19/12/2007), rupiah ditutup melorot hingga level 9.425 per dolar AS, dibandingkan sebelumnya di level 9.390 per dolar AS. Padahal di awal perdagangan, rupiah sempat menguat ke 9.380 per dolar AS.
Padahal dolar AS di pasar regional tercatat nyaris tak bergerak karena minimnya berita segar di pasar.
Di pasar Tokyo, euro bergerak flat ke level 1,4416 dolar. Mata uang dolar AS juga nyaris tak bergerak atas yen ke posisi 113,34 yen, dibandingkan sebelumnya di 113,36 yen.
"Para pialang di pasar saham dan valas sedang tarik nafas, dan mencoba mengambil pandangan positif setelah masalah subprime," kata Daisuke Uno, chief strategis Sumitomo Mitsui Banking Corp seperti dikutip dari AFP.
(qom/ddn)










































