Carrefour - Alfa Rampungkan Negosiasi 6 Januari 2008

Carrefour - Alfa Rampungkan Negosiasi 6 Januari 2008

- detikFinance
Rabu, 26 Des 2007 12:20 WIB
Jakarta - Negosiasi lanjutan perusahaan ritel PT Carrefour Indonesia untuk pembelian 75 persen saham di PT Alfa Retailindo Tbk akan dilakukan pada 6 Januari 2008.

Saham yang diincar Carrefour adalah 35 persen merupakan saham PT Sigmantara Alfindo dan 40 persen Prime Horizon Pte Ltd perusahaan asal Singapura.

"Setelah MoU memulai negosiasi pada 17 Desember lalu belum ada pembicaraan
lanjutan karena libur panjang Natal. Pembahasan lanjutan baru akan dilakukan pada 6 Januari 2008," ungkap Presiden Komisaris Alfa Djoko Susanto saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Rabu (26/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal terpenting yang akan dibahas adalah harga jual yang masih belum fixed. Ketika ditanya mengenai isu harga nego akan menembus Rp 2.100 per saham, Djoko menyatakan tidak sampai semahal itu.

"Ya sekitar harga itu," ungkap Djoko ketika ditanya lagi mengenai kemungkinan harganya menembus Rp 1.950 per saham.

Djoko juga menjelaskan jika Carrefour akan membeli saham publik maka akan dilakukan melalui tender offer.

"Dengan pembelian ini Carrefour memiliki 29 jaringan supermarket Alfa di Jakarta, Surabaya, Cirebon, Jember, Malang, Denpasar dan Lampung, pada tahun 2006 kita punya 34 supermarket, kini tinggal 29," ungkapnya.

Namun Carrefour tidak berhak atas Alfa Midi maupun Alfa Mart karena sudah dimiliki perusahaan lain, bukan di bawah Alfa Retailindo Tbk.

Dihubungi secara terpisah, Direktur Corporate Affair Carrefour Indonesia Irawan Kadarman menargetkan pada Januari 2008 pihaknya telah selesai mengakuisisi jaringan supermarket Alfa

"Negosiasi sudah masuk tahap akhir, namun kita belum bisa share berapa harga yang diminta pihak Alfa karena negosiasi belum selesai. Yang pasti akan kita fokuskan jaringan supermarketnya," tambahnya.

Menurutnya Carrefour masih belum memastikan akan diarahkan kemana 29 supermarket tersebut, karena semua tergantung dari hasil kesepakatan pembicaraan lanjutan. (arn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads