Rupiah Redup, IHSG Mentereng

Sesi Siang

Rupiah Redup, IHSG Mentereng

- detikFinance
Kamis, 27 Des 2007 12:16 WIB
Jakarta - Lantai bursa kembali dimeriahi aksi beli saham unggulan yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mentereng. Tapi semarak pasar saham tidak menular ke rupiah.

Pada penutupan perdagangan sesi I Kamis (27/12/2007), IHSG menguat 12,182 poin (0,45%) ke posisi 2.726,730.

Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, melemah 5 poin ke posisi 9.405 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda Swaray Geoltom mengatakan, pelemahan rupiah yang kini menembus level 9.400-an per dolar AS bukan karena ulah spekulan. Rupiah loyo karena murni kebutuhan valas yang tinggi di akhir tahun.

Sebaliknya investor saham terus memilih saham-saham unggulan menjelang akhir penutupan tahun ini. Aksi beli selektif inilah yang mengangkat IHSG. Investor memburu saham perkebunan seperti Astra Agro karena melejitnya harga CPO serta sektor pertambangan.

Perdagangan saham sesi siang ini cukup ramai dengan frekuensi sebanyak 27.626 kali, pada volume 2,577 miliar unit saham, senilai Rp 3,125 triliun. Sebanyak 90 saham naik, 63 saham turun dan 56 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 1.100 menjadi Rp 27.350, Timah (TINS) naik Rp 600 menjadi Rp 28.600, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 125 menjadi Rp 4.400 dan Bumi Resources (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 6.050.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 9.900, United Tractors (UNTR) turun Rp 100 menjadi Rp 10.900 dan Bakrie & Brothers (BNBR) turun Rp 5 menjadi Rp 300. (ir/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads