Hal tersebut disampaikan analis Pefindo Hendro Utomo dan Julius Teddy Hariyanto dalam siaran pers, Kamis (27/12/2007).
"Kenaikan peringkat tersebut mencerminkan dukungan dari pemegang saham yang kuat dan posisi bisnis yang mantap diantara bank-bank kelas atas di Indonesia," ujarnya.
Namun demikian, peningkatan risiko kredit dan profitabilitas yang di bawah rata-rata memperlemah peringkat. Bank Permata didirikan pada akhir tahun 2002 sebagai hasil penggabungan usaha 5 bank yaitu PT Bank Bali Tbk, PT Bank Universal Tbk, PT Bank Prima Express, PT Bank Artamedia dan PT Bank Patriot.
Dengan total aset per Juni 2007 sebesar Rp. 39,1 triliun atau dengan pangsa pasar sebesar 2,2% di industri perbankan, Bank Permata merupakan bank terbesar ke-10 di Indonesia.
Bank Permata dimiliki oleh konsorsium PT Astra Internasional Tbk dan Standard Chartered Bank sebesar 89,02%, dan publik memiliki 10,99%.
Bank Permata mempekerjakan 4,555 pegawai tetap untuk menyampaikan produk dan jasa perbankannya kepada para nasabah melalui 262 kantor, media perbankan elektronik dan 557 ATM yang dimiliki sendiri yang terkoneksi secara on-line dengan jaringan ATM Bersama, ATM BCA, VisaPlus, Visa Elektron, Master Card dan ALTO.
(ddn/ir)











































