Demikian disampaikan oleh Wakil Presiden Direktur Semen Gresik Rudiantara kepada
wartawan di sebuah restoran di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (27/12/2007).
"Walaupun industri semen nasional cuma tumbuh 7 persen di 2007, tapi EBITDA kita
tumbuh sekitar 30 persen, dan net profit kita juga sekitar 30 persen, tapi tidak
sampai Rp 2 triliun, tapi ini masih unaudited," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dilakukan oleh perseroan. "Jadi meskipun market share kita 45 persen tapi kita terus lakukan efisiensi, selain itu juga semakin meningkatnya integrasi antara Semen Gresik, Semen Padang dan Semen Tonasa," ujarnya.
Untuk 2008, Rudi mengatakan bahwa perseroan akan terus menjaga market share di level 45 persen dan terus meningkatkan profitabilitasnya. "Karena pertumbuhan kapasitas produksi industri lebih cepat dari pertumbuhan konsumsi, inilah yang menyebabkan ketatnya kompetisi," tambahnya. (dnl/ir)











































