Sempat Anjlok, IHSG Balik Arah ke 5.363

Sempat Anjlok, IHSG Balik Arah ke 5.363

Andi Hidayat - detikFinance
Kamis, 22 Okt 2026 09:39 WIB
Karyawan mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026). BEI menghentikan sementara perdagangan (trading halt) pada pukul 13.43 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) setelah penurunan IHSG mencapai delapan persen ke posisi 8.261,79 imbas dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara (hold) proses rebalancing indeks untuk saham-saham di pasar saham Indonesia. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat setelah anjlok dalam pada awal pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (22/10/2026). Indeks saham diketahui sempat melemah ke level terendahnya pada posisi 5.100-an pagi tadi.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG menguat 0,61% ke level 5.363,55 pukul 09.28 WIB. Indeks saham RI berbalik menguat setelah sempat melemah ke level terendahnya pagi ini di posisi 5.185,52.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Volume transaksi tercatat sebanyak 6,47 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 3,13 triliun. Frekuensi saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 400.305 kali hungga pukul 09.30 WIB.

Saat ini tercatat sebanyak 334 saham menguat, 275 saham melemah, dan 152 saham stagnan. Kapitalisasi pasar IHSG saat ini tercatat sebanyak Rp 9.464,39 triliun.

ADVERTISEMENT

Namun sepanjang perdagangan lima hari terakhir, IHSG masih tercatat melemah hingga 8,61%. Net foreign sell tercatat sebesar Rp 92,09 triliun sepanjang tahun 2026.

Lihat juga Video: IHSG Masuk Status Standalone, Siapa Paling Terdampak?

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads