Buffet yang sukses 'menggelembungkan' kekayaannya dari hanya US$ 100 menjadi US$ 52 miliar juga dikenal sebagai dermawan.
Kesuksesan Buffet juga menginspirasikan banyak orang untuk juga ikut menangguk sukses di pasar modal. Bagaimana dengan investor di lantai bursa?
Yang sukses dan menangguk keuntungan besar pasti banyak. Tapi sayangnya, tak ada investor Indonesia yang mau disebut sebagai ikon sukses pasar modal layaknya Warren Buffet.
Hal itu diungkapkan sendiri oleh Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) Erry Firmansyah saat ditemui dikantornya, Gedung BEJ, Jakarta, Kamis (27/12/2007).
Menurut Erry, BEI sebenarnya menginginkan adanya ikon orang yang sukses menjadi kaya di pasar modal untuk menarik investor kedepan seperti Warren Buffet di luar negeri. Tapi sayang, keinginan itu sulit untuk terpenuhi."Kita pikirkan tapi untuk jadi ikon orang enggan karena banyak yang minta sumbangan. Sudah ada yang kita hubungi beberapa investor tapi tidak ada yang mau," ungkap Erry. (qom/ir)











































