Hampir seluruh bursa regional mengalami penurunan seperti Nikkei, Hang Seng, Shanghai, STI Singapura.
Namuan pada penutupan perdagangan bursa hari terakhir di tahun ini, Jumat (28/12/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya bisa naik 6,122 poin (0,22%) ke posisi 2.745,826.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks LQ-45 naik 0,224 poin (0,04%) ke level 599,821 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,179 poin (0,44%) ke posisi 493,014.
Transaksi saham mencatat frekuensi sebanyak 43.236 kali, dengan volume 5,237 miliar unit saham, senilai Rp 7,223 triliun. Sebanyak 123 saham naik, 94 saham turun dan 52 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Internasonal (AASI) naik Rp 500 menjadi Rp 27.300, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 10.150, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 50 menjadi Rp 4.475 dan Bank Niaga (BNGA) naik Rp 10 menjadi Rp 900.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 150 menjadi Rp 7.300, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 6.000 dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 15.350.
Pencapaian IHSG ini merupakan kenaikan bursa tertinggi di Asia Pasifik di bawah bursa China yang diwakili Shenzen dan Shanghai.
Transaksi saham ditutup meriah dengan tradisi peniupan terompet, pelepasan balon yang dilakukan pialang di lantai bursa.
Penutupan saham dilakukan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany dan jajaran direksi BEI.
Bursa saham tahun 2008 rencananya akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Selamat tahun baru 2008.
(ir/qom)











































