IHSG Rontok 3%, BREN-DSSA Anjlok hingga Mentok

IHSG Rontok 3%, BREN-DSSA Anjlok hingga Mentok

Andi Hidayat - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2026 15:25 WIB
Tekanan di pasar saham Indonesia berlanjut pada awal perdagangan pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok 4,31% ke level 4.961,87 pada Senin (19/10/2026), di tengah pemberlakuan batas Auto Rejection Bawah (ARB) sebesar 7% oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Foto: Gilang Faturahman/detikfoto
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa (27/10/2026). Indeks saham saat ini jatuh ke level 5.200-an.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG melemah 2,72% ke level 5.226,79 pukul 15.00 WIB. Tak berselang lama, IHSG terus melemah hingga 3,19% ke level 5.201,74 pukul 15.08 WIB.

Indeks saham Garuda itu berbalik arah setelah menguat pada level 5.418,13 di awal perdagangan pagi tadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini volume transaksi tercatat sebanyak 26,17 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 10,48 triliun. Frekuensi saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 1.521.720 kali.

ADVERTISEMENT

Ada sebanyak 94 saham menguat, 620 saham melemah, dan 77 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 9.225,59 triliun.

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) saat ini tercatat auto rejection bawah (ARB) hingga 6,90% ke level Rp 2.160 per saham. Kemudian PT Petrosea Tbk (PTRO) juga mengalami nasib yang sama dengan ARB hingga 6,89% ke level Rp 2.840 per saham.

Sementara itu, Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) tercatat melemah hingga ARB 6,95% ke level Rp 2.810 per saham. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) juga tercatat ARB hingga 6,76% ke level Rp 690 per saham.

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads