Rupiah Tak Berkutik di 9.400/US$

Rupiah Tak Berkutik di 9.400/US$

- detikFinance
Jumat, 04 Jan 2008 08:57 WIB
Jakarta - Rupiah menggigil di level 9.400-an per dolar AS. Tidak ada sentimen positif yang bisa menghangatkan rupiah sehingga membuat mata uang lokal ini kedinginan.

Harga minyak yang tinggi yang sempat di atas US$ 100 per barel membuat ekonomi global ketar-ketir dan menjadi sentimen negatif pergerakan rupiah.

Meski punya kesempatan menguat karena dolar sedang melemah terhadap euro tetap saja rupiah tidak berkutik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sampai-sampai pengamat valuta asing Farial Anwar geregetan melihat rupiah yang tidak bisa memanfaatkan pelemahan dolar AS itu. Farial mengatakan rupiah bisa tembus 9.500/US$ jika harga minyak pekan ini sentuh level US$ 100 per barel.

Maka itu Farial meminta Bank Indonesia (BI) harus segera bertindak mengintervensi pasar karena posisi rupiah saat ini yang kian melemah terhadap dolar AS.

Pada perdagangan valas pukul 08.45 WIB, Jumat (4/1/2007) rupiah ada di level 9.415 per dolar AS dan ditransaksikan dikisaran 9.413-9.418 per dolar AS.

Sementara mata uang dolar AS kembali turun terhadap euro. Mata uang tunggal Eropa itu naik menjadi US$ 1,4746/US$ dibanding hari sebelumnya 1,4721/US$. Dolar juga turun terhadap yen di posisi 109,30 dibanding hari sebelumnya 109,59 yen.

Investor di AS khawatir terhadap ekonomi negaranya yang ditakutkan menuju resesi. Apalagi data pertambahan tenaga kerja di bulan Desember 2007 juga cuma naik 40.000 pekerja dibanding November 173 ribu. Padahal pasar berharap ada pertumbuhan 45 ribu tenaga kerja.

       
(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads