IHSG Rebound, Rupiah Ringkih

Sesi Siang

IHSG Rebound, Rupiah Ringkih

- detikFinance
Jumat, 04 Jan 2008 11:48 WIB
Jakarta - Pasar saham mengalami rebound setelah dua hari berturut-turut tertekan sentimen inflasi dan harga minyak dunia. Sebaliknya rupiah masih saja ringkih dilevel 9.400-an per dolar AS.

Positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengikuti rebound sejumlah bursa regional seperti Hang Seng Hong Kong, Kosdaq Korea, Shanghai China dan STI Singapura.

Investor mulai membiasakan diri dengan tingginya harga minyak dunia yang sempat lewat di atas US$ 100 per barel karena tren harga minyak yang cenderung naik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham perkebunan seperti Sampoerna Agro, Lonsum, Bakrie Sumatra terlihat aktif diburu investor terkait kenaikan harga CPO.

Pada penutupan perdagangan sesi Jumat (4/1/2007) pukul 11.39 JATS, IHSG naik 27,824 poin (1,02%) ke posisi 2.742,889.

Perdagangan sesi siang mencatat transaksi sebanyak 27.523 kali, dengan volume 1,347 miliar unit saham, senilai Rp 2,144 triliun. Sebanyak 79 saham naik, 57 saham turun dan 59 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, PP London Sumatra (LSIP) naik Rp 750 menjadi Rp 11.600, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 500 menjadi Rp 15.450, Sampoerna Agro (SGRO) naik Rp 300 menjadi Rp 4.000, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 150 menjadi Rp 6.150 dan Bakrie Sumatara Plantation (UNSP) naik Rp 50 menjadi Rp 2.375.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 50 menjadi Rp 7.050, Bank Niaga (BNGA) turun Rp 10 menjadi Rp 850, dan Bank Internasional Indonesia (BNII) turun Rp 5 menjadi Rp 270.

Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB melemah 5 poin ke posisi 9.417 per dolar AS. Rupiah belum bisa mengikuti jejak lantai bursa karena tidak ada sentimen segar yang bisa mengangkat rupiah untuk melawan tingginya harga minyak.
(ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads