Hal ini disampaikan oleh Deputi Menneg BUMN bidang Perbankan dan Jasa Keuangan Parikesit Suprapto ketika ditemui di kantornya, Gedung Garuda, Jakarta, Jumat (4/12/2008).
"Jasindo berada dalam sektor yang kompetitif karena dia kan bergerak di sektor asuransi kerugian dan swasta juga banyak bergerak di bidang itu," jelasnya menjawab alasan Jasindo diajukan untuk diprivatisasi.
Mengenai berapa saham yang nantinya akan dilepaskan, Parikesit belum mengetahuinya karena nanti akan dibahas oleh Komite Privatisasi.
Privatisasi Jasindo tetap masih memerlukan persetujuan dari Komite Privatisasi terlebih dahulu sebelum dia masuk ke dalam daftar BUMN yang akan diprivatisasi pada tahun ini. Nantinya, pemerintah akan minta persetujuan ke DPR. (dnl/qom)











































