Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Senin (7/11/2007) rupiah melemah 20 poin ke posisi 9.445 per dolar AS.
Tingginya harga minyak mentah di level US$ 97 per barel membuat mata uang negara berkembang tidak terlalu diburu. Investor lebih suka menabung di emas atau mata uang kuat seperti euro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar juga siap menyambut keputusan rapat dewan gubernur BI pada Selasa besok (8/1/2007) yang diperkirakan akan mempertahankan BI Rate 8%.
(ir/qom)










































