Reksa dana ini telah mendapatkan pernyataan efektif dari Bapepam LK pada 19 Desember 2007.
"Peluncuran Mitra Syariah diawal tahun 2008 ini merupakan momen yang tepat, karena secara historis Jakarta Islamic Index (JII) lebih baik dibanding dengan IHSG maupun LQ45," kata Presdir MMI Abipriyadi Riyanto pada acara peluncuran reksa dana Mitra Syariah di Mandiri Club Jalan Mataram, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (8/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama Direktur MMI Andreas M Gunawidjaja mengatakan sampai akhir tahun 2008, produk baru ini dtargetkan mampu menyerap dana kelolaan sebesar Rp 250-350 miliar dengan return 5-10% di atas Jakarta Islamic Index.
"Mitra Syariah memiliki target komposisi portofolio minimum 8% dan maksimum 98% pada efek syariah bersifat ekuitas, dan minimum 0% atau maksimal 18% pada efek syariah bersifat utang. Lalu minimum 2% dan maksimum 20% pada instrumen pasar uang yang sesuai dengan syariah Islam," terangnya.
Produk reksa dana Mitra Syariah akan dipasarkan melakui distributor, yait ABN Amro, Bank Niaga, Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, HSBC dan Mandiri Sekuritas. (arn/ir)











































