"Untuk pembiayaan mobil baru kompetisinya semakin ketat sehingga marginnya kecil, mobil bekas margin 4-6%, mobil baru 1,5%. Pembiayaan mobil bekas risiko recovery kredit macetnya lebih baik," kata Direktur Utama PT Tunas Finance Halim Gunadi dalam jumpa pers penerbian obligasi di Hotel Mulia, Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (9/1/2008).
Halim mengungkapkan di tahun ini perseroan akan tetap mempertahankan komposisi pembiayaan 50% untuk mobil bekas, 40% untuk mobil baru dan 10% untuk motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini perseroan menargetkan total pembiayaan sebesar Rp 2,4 trilun, angka ini naik dari tahun lalu yang mencapai Rp 1,8 trilun," ungkap Halim.
Pembiayaan tersebut berasal dari penerbitan obligasi senilai Rp 750 miliar, sedangkan sisanya dari perbankan.
Halim menjelaskan, sejak tahun 2006 perusahaan pembiayaan ini beralih ke mobil bekas. Sementara di tahun 2008, pasar mobil bekas masih menjanjikan karena kondisi pasar otomotif akan tumbuh 20% dengan junmlah penjualan mencapai 500 ribu unit. (arn/ir)










































