Masalah Kredit Kembali Hantui Bursa

Masalah Kredit Kembali Hantui Bursa

- detikFinance
Sabtu, 12 Jan 2008 10:49 WIB
New York - Bursa Wall Street kembali terhantam kekhawatiran terhadap masalah perbankan di AS tahun 2008. Kekhawatiran ini mengubah arah indeks yang selama dua hari terus mengalami rally naik.

Seperti dikutip dari kantor berita AFP, pada penutupan perdagangan semalam, Jumat (11/1/2007) Dow Jones Industrial Average tumbang 48.63poin (1,91%) ke 12.607,06. Sementara indeks Nasdaq turun 48,63 poin (1,95%) ke posisi 2.439,89.

Kekhawatiran itu muncul setelah American Express memprediksi pelemahan ekonomi AS yang mendorong peningkatan kredit macet di kartu kredit. American Express sendiri telah menyisihkan US$ 440 juta untuk melakukan hapus buku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sentimen negatif pelaku pasar terhadap sektor perbankan dan finansial kembali tumbuh, apalagi setelah Citigroup dan Merril Lynch ikut menyatakan akan menyiapkan dana cadangan untuk persiapan kredit macet perumahan.

Bahkan sentimen positif dari rencana akusisi Coutrywide Financial oleh Bank of America untuk mengatasi masalah kredit perumahannya tidak mampu menutup kekhawatiran yang tumbuh.

Hal tersebut mengindikansikan permasalahan ekonomi di AS mulai menyebar dari kredit perumahan akibat krisis subprime ke kredit konsumer.

"Seperti terlihat dari pengumuman American Express, konsumen saat ini mengalami kesulitan membayar kartu kreditnya tepat waktu. Pembelian Coutrywide mengatasi satu masalah besar di kredit perumahan, tapi masalah yang sama masih dihadapi banyak pihak," kata Fred Dickson dari DA Davidson & Co.

Kekhawatiran pelaku pasar AS juga menyebar ke bursa Eropa. FTSE 100 indeks London ditutup turun 0,33% ke posisi 6.202. Indeks Euro Stoxx 50 juga turun 0,22% ke 4.228,17 poin. (ard/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads