Menneg BUMN Sofyan Djalil mengatakan selama menuruti aturan yang ada penerbitan obligasi Semen Gresik tidak bermasalah.
"Itu kan perusahaan publik, mereka punya aturan sendiri jadi tidak ada masalah. Selama sistemnya kompetitif dan mereka melakukan berdasarkan pakta integritas mengenai detail dan segala macamnya kan sudah dibahas dalam RUPS," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semen Gresik memerlukan dana sekitar US$ 650 juta untuk membangun dua pabrik barunya. Sebelumnya, perseroan berencana menerbitkan obligasi konversi US$ 500 juta yang bisa ditukar saham. Namun rencana itu ditolak karena akan mendilusi saham milik pemerintah.
(ir/qom)











































