Bapepam Kaji Daya Serap Pasar untuk Rights Issue Bakrie

Bapepam Kaji Daya Serap Pasar untuk Rights Issue Bakrie

- detikFinance
Kamis, 17 Jan 2008 13:04 WIB
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam LK) belum bisa memastikan apakah rencana penawaran saham terbatas atau rights issue PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) senilai Rp 47 triliun bisa diserap pasar atau tidak.

"Aku enggak tahu daya serap pasarnya gimana, nanti kita lihat saja, biar mereka yang menjelaskan. Kalau kita kan lihat aspek transparansinya, disclosure pokoknya semua kita lihatlah," kata Ketua Bapepam LK Fuad Rachmany di gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (17/1/2008).

Fuad mengaku baru menerima dokumen rights issue BNBR baru masuk ke Bapepam LK minggu lalu. Bapepam juga belum bisa menjanjikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengkaji rights issue saham BNBR itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak tahu setebal apa dokumennya, masalahnya apa. Saya belum lihat nanti lihat saja di biro teknis kalau mereka sudah tangani baru nanti presentasi ke saya," katanya.

Sementara otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menyusul belum jelasnya sejumlah aksi korporasi yang akan dilakukan perseroan.

Bursa memutuskan untuk melakukan menghentian sementara perdagangan saham BNBR di seluruh pasar sejak Rabu 16 Januari 2008 mulai pra pembukaan perdagangan pukul 09.10 waktu ATS hingga pengumuman lebih lanjut.

BNBR rencananya akan melakukan rights issue senilai Rp 47 triliun untuk membiayai merger internal di grup usaha Bakrie. Untuk melakukan rights issue tersebut perseroan akan melakukan reverse stock terlebih dahulu. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads