Demikian disampaikan oleh Direktur Utama BEI Arifin Indra usai Rapat mengenai Pansus RUU Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/1/2008).
"Obligasi positif diterbitkan kuartal I ini, karena kita ingin dengan nilai Rp 1 triliun itu dapat dengan cepat diserap oleh pasar," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami terbitkan Rp 1 triliun karena kan tahun kemarin kita tidak jadi terbitkan obligasi dan biasanya kami per tahun itu terbitkan Rp 500 miliar, jadi akumulasinya," jelasnya.
Sementara untuk penjamin emisi obligasi ini, Arifin mengatakan bahwa saat ini perseroan sedang melakukan beauty contest (seleksi) terhadap calon penjamin emisi. "Nanti kami umumkan, tapi kita ambil penjamin emisi lokal," tuturnya.
Arifin menuturkan bahwa hingga akhir 2007 nilai aset perseroan berhasil meningkat sesuai RKAP awal tahun 2007 yaitu menjadi sebesar Rp 10,1 triliun.
"Demikian juga dengan laba yang sesuai target mencapai Rp 265 miliar hingga akhir 2007," jelasnya.
Memang pada tahun ini pemerintah berencana untuk mengubah BEI menjadi LPEI. Saat ini pemerintah sudah mengajukan RUU LPEI kepada Pansus DPR RI.
(dnl/ir)










































