Bakrie Brothers Akui akan Rights Issue Rp 40,1 Triliun

Bakrie Brothers Akui akan Rights Issue Rp 40,1 Triliun

- detikFinance
Jumat, 18 Jan 2008 19:06 WIB
Jakarta - PT Bakrie & Brothers Tbk mengakui akan melakukan rights issue senilai Rp 40,1 trilliun. Rights issue tersebut akan dilakukan di triwulan II-2008.

Demikian disampaikan Dirut Bakrie & Brothers, Bobby Gafur Umar, dalam jumpa pers di Wisma Bakrie 2, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (18/1/2008).

"Right issue akan dilakukan setelah reverse stock terlebih dahulu. Setelah itu, kami akan mengadakan RUPSLB pada 17 Maret 2008 (untuk meminta persetujuan rights issue), prosesnya selesai kira-kira 25 April 2008," ujar Bobby.

Perseroan akan melakukan reverse stock dengan rasio 1:2. Setelah reverse stock, jumlah saham perseroan akan berkurang menjadi 13.485.139.200 saham dari sebelumnya 26.970.278.400 saham.

Setelah persetujuan dari pemegang saham didapat, rights issue akan digelar dengan skema 20 pemegang saham lama berhak membeli 119 saham baru. Harga yang ditawarkan untuk setiap saham baru adalah Rp 500 per saham.

Bobby juga menyatakan Danatama Makmur, Bakrie Capital Indonesia dan Credit Suisse telah siap menjadi pembeli siaga dalam rights issue ini.

Dalam rights issue tersebut perseroan juga akan menerbitkan waran senilai Rp 2,9 triliun. Waran tersebut akan dibagikan dengan perbandingan 1:17 dengan harga pelaksanaan Rp 620 per waran.

"Trading period (periode perdagangan) untuk waran dilakukan mulai 2 April 2008 hingga 28 Maret 2011. Sementara exercise period (periode pelaksanaan) waran terhitung mulai 2 Oktober 2008 hingga 2 April 2011," ujar Direktur Keuangan Bakrie & Brothers Yuanita Rohali.

Bobby menjelaskan, rights issue ini merupakan salah satu langkah untuk menghimpun dana guna mendanai akuisisi internal di grup usaha Bakrie.
Sebelumnya dikabarkan perseroan akan melakukan rights issue senilai Rp 47 triliun. Bursa Efek Indonesia masih menghentikan perdagangan saham perseroan terkait masih belum jelasnya informasi yang disampaikan.
(dro/ard)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads