Pelemahan Rupiah Belum Mengkhawatirkan BI

Pelemahan Rupiah Belum Mengkhawatirkan BI

- detikFinance
Sabtu, 19 Jan 2008 10:03 WIB
Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi beberapa hari belakangan ini sifatnya masih sementara atau temporer. Hal ini disampaikan oleh Deputi Gubernur BI Budi Mulya dalam jumpa pers acara Bankers Dinner di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Jumat malam (18/1/2008).

"Pelemahan ini karena beberapa hari ini pasar saham global terkena pressure karena perekonomian Amerika yang ambruk," jelasnya.

Budi mengatakan bahwa secara global, nilai tukar juga melemah tapi sifatnya temporer. "Kita kan bagian dari ekonomi global, ekonomi emerging market yang kena pengaruh tapi temporer itu yang harus dicatat," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan keadaan nilai tukar rupiah yang terus melemah belakangan ini, Budi mengakui bahwa BI belum khawatir.

"Yang namanya temporer bisa recovery bisa turun, tapi basicly elemen waktunya ada disitu sementara, Insyallah nanti settle lagi," katanya.

Pada perdagangan Jumat kemarin (18/1/2008) rupiah sempat melemah hingga ke 9.480 per dolar AS, namun akhirnya ditutup dikisaran 9.443 per dolar AS. Pelemahan rupiah bisa sedikit diredam karena pasar menduga ada pertolongan intervensi dari bank sentral. (dnl/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads