Meski demikian sejumlah analis dan investor meyakini paket ekonomi Bush ini bisa membantu perekonomian AS yang diambang resesi. Namun rupanya saat ini investor masih memilih bersikap hati-hati.
Alhasil, pada penutupan perdagangan saham Jumat (18/1/2008) waktu AS, saham di Wall Street masih melemah meski penurunannya lebih terkendali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden George W. Bush meminta kongres untuk menyetujui paket kebijakan senilai US$ 140 miliar untuk menstimulus perkonomian AS yang tengah diambang resesi.
Paket kebijakan yang diusung Bush itu antara lain insentif pajak bagi dunia usaha di AS dan keringan pajak langsung bagi warganya.
Nariman Behravesh, kepala riset ekonomi dari Global Insight mengatakan paket ekonomi Bush bisa meminimalisir potensi resesi ekonom AS. "Dampaknya baru akan terasa pada triwulan II atau III. Ini mencegah resesi," kata Behravesh seperti dikutp dari AFP, Sabtu (19/1/2008). (ir/ir)











































