Hal tersebut disampaikan pengamat pasar uang Toni Mariano ketika dihubungi detikFinance, Selasa (22/1/2008). Sentimen pasar global yang sedang negatif ikut memperlemah rupiah.
"Itu yang menyebabkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap nilai tukar rupiah," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai tukar pada perdagangan sesi pertama, Selasa 22 Januari, nilai tukar rupiah mengalami penurunan menjadi Rp 9.490 per dolar AS. Pada perdagangan Senin 21 Januari, rupiah ditutup melemah di level Rp 9.460.Β
(ddn/qom)










































