"Situasi sekarang lebih serius dibandingkan krisis finansial lain sejak akhir perang dunia kedua," ujar Soros dalam wawancaranya dengan koran Austria, Standard dan dikutip dari News.com.au, Selasa (22/1/2008).
Ia mengatakan, dalam beberapa tahu terakhir politik telah dikendalikan oleh beberapa kesalahpahaman mendasar yang berasal dari sesuatu yang disebut Soros sebagai 'fundamental pasar', yakni kepercayaan pasar untuk bereaksi sebagai sebuah keseimbangan.
"Tapi itu adalah ide yang salah. Kita sekarang sedang menghadapi krisis finansial yang serius," imbuh tokoh yang dituding berada dibalik krisis finansial Asia tahun 1997 silam itu.
Saat ditanya apakah Amerika Serikat (AS) kini sedang menghadapi resesi, Soros dengan mantap menegaskan,"Ya, ini adalah ancaman di AS".
Pasar finansial di seluruh dunia seperti sedang mengalami mimpi buruk. Otoritas bursa saham India dan Korea Selatan bahkan harus mengenakan halting karena penurunan yang tajam. Semua kericuhan itu bersumber dari pelemahan ekonomi AS menyusul krisis subprime mortgage.
Managing Director IMF Dominique Strauss-Kahn juga menilai kondisi perekonomian dunia saat ini sangat serius.
"Situasi sekarang serius, seluruh negara di dunia menderita akibat pelemahan pertumbuhan ekonomi AS, paling tidak seluruh negara berkembang," ujar Strauss-Kahn usai bertemu dengan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy seperti dikutip dari AFP.
(qom/ddn)











































